Pemberantasan

Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat

Terkini



Kamis, 12 Maret 2020

SERAH TERIMA BIBIT PENGHIJAUAN-BARETA

Senin, 9 Meret 2020 Balai Rehabilitsi BNN Tanah Merah Samaridna melakukan koordinasi dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Persemaian Permanen Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai  Hutan Lindung Mahakam Berau (BPDASH). Kegiatan tersebut yaitu BARETA yang diwakili oleh mas arie fransisco selaku koordintor Sarana dan Prasarana mengajukan permohonan (bersurat) untuk bantuan bibit tanaman buah atau pohon, bibit tanaman yang diminta nantinya akan di tanam dilingkungan/area kantor Balai Reabilitsi BNN Tanah Merah dalam salah satu bentuk peduli dengan konservasi alam dan penghijauan hutan. Balai Rehab Tanah Merah mendapatkan bantuan bibit berupa buah-buahan dan kayua diantaranya :

No

Jenis Bibit

Pcs

Satuan

1Petai25Batang
2Jengkol55Batang
3Matoa20Batang
4Duria10Batang
5Nangka25Batang
6Sirsak25Batang
7Ketapang Kencana20Batang
8Mahoni25batang
Note : Data bibit yang diberikan kepada Balai Rehabilitasi BNN tanah Merah Samarinda Ini adalah progam untuk masyarakat disemua kalangan masyarakat, tujuannya adalah untuk meningkatkan rasa peduli masyarakat untuk melakukan penanaman pohon atau bibit buah baik dilingkungan tempat tinggal ataupun diwilayah perkebunan pribadi. Dengan luas 8,5 herktar tanah yang dimiliki Balai Rehab Tanah Merah tentunya bibit yang diberikan oleh BPDASHL Mahakam Berau akan ditanah dikawasan lingkungan kantor. Semoga dengan adanya program ini dapat membantu BPDASHL Mahakam Berau dalam program penghijauandan konservasi hutan. Untuk info lebih lanjut bisa berkunjung ke Website Resmi BPDASHL Mahakam Berau klik
disini.



Selasa, 18 Februari 2020

SEMINAR ASISTENSI PENGUATAN PEMBANGUNAN BERWAWASAN ANTI NARKOBA

Rabu, 12 Februari 2020. Dalam menciptakan kualitas masyarakat yang mandiri dan sehat dari pengaruh narkotika, Kepala BNN Kota Samarinda AKBP Hj. Siti Zaekhomsyah, SH bersama Bapak dr. Bina Ampera Bukit, M.Kes Selaku Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Samarinda memberikan edukasi terpadu tentang bahaya narkotika yang sedang marak dikalangan remaja dan anak-anak.Bertempat di Hotel Diamond yang dihadiri oleh perwakilan dari kelurahan-kelurahan warga setempat dan beberapa perwakilan dari sekolah-sekolah, ibu Hj. Siti Zaekhomsyah membawakan seminar yang bertema “Bersama Wujudkan Samarinda Bersih Narkoba” menerangkan bahwa Kaltim merupakan pintu masuk distribusi narkoba dari wilayah utara Perbatasan Tawu Nunukan dan kota Tarakan.Hal ini sejalan dengan fakta di kota Samarinda yang marak dengan peredaran dan penggunaan narkotika yang marak di semua kalangan masyarakat tanpa terkecuali anak-anak. Saat ini narkoba dapat dengan mudah didapat dengan mudah di lokasi-lokasi tertentu. Kemasan yang menarik dan harga yang terjangkau membuat anak-anak semakin mudah untuk menggunakannya.Ibu AKBP Hj. Siti Zaekhomsyah, SH menegaskan bahwa Kabupaten yang belum memiliki BNK maka akan dibentuk disetiap kabupaten kota guna menekan peredaran narkoba. Pengguna yang terjerat kasus narkoba akan terlebih dulu menjalani proses hukum yang kemudian akan di pertimbangan untuk menjalani proses rehabilitasi atau tidak.Hal ini sejalan dengan keterangan bapak dr. Bina Ampera Bukit selaku Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Samarinda yang menjelaskan bahwa pengguna yang telah menjalani proses hukum dan harus menjalani rehabilitasi akan dibina di beberapa tempat rehabilitas seperti di Balai Besar Lido yang bertempat di kota Bogor, Balai Rehabilitasi Badoka di kota Makasar, Loka Batam, Loka Lampung, Loka Deliserdang, dan Balai Rehabilitasi BNN Kota Samarinda Kalimantan Timur.Dr. Bina Ampera Bukit menegaskan bahwa untuk rehabilitasi tidak dipungut biaya sedikitpun karena sudah tertanggung oleh negara. Biaya yang tidak tertanggung hanyalah biaya kesehatan yang mengharuskan klien untuk dirujuk keluar balai. Tersedianya terapis-terapis dan tenaga medis yang profesional, dikhususkan untuk klien agar dapat menjalani terapi yang baik dan dengan harapan agar mampu menjauhi pergaulan serta kebiasaan negatif ketika kembali ke masyarakat nantinya.




Selasa, 18 Februari 2020

SEMINAR ASISTENSI PENGUATAN PEMBANGUNAN BERWAWASAN ANTI NARKOBA

Rabu, 12 Februari 2020. Dalam menciptakan kualitas masyarakat yang mandiri dan sehat dari pengaruh narkotika, Kepala BNN Kota Samarinda AKBP Hj. Siti Zaekhomsyah, SH bersama Bapak dr. Bina Ampera Bukit, M.Kes Selaku Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Samarinda memberikan edukasi terpadu tentang bahaya narkotika yang sedang marak dikalangan remaja dan anak-anak.Bertempat di Hotel Diamond yang dihadiri oleh perwakilan dari kelurahan-kelurahan warga setempat dan beberapa perwakilan dari sekolah-sekolah, ibu Hj. Siti Zaekhomsyah membawakan seminar yang bertema “Bersama Wujudkan Samarinda Bersih Narkoba” menerangkan bahwa Kaltim merupakan pintu masuk distribusi narkoba dari wilayah utara Perbatasan Tawu Nunukan dan kota Tarakan.Hal ini sejalan dengan fakta di kota Samarinda yang marak dengan peredaran dan penggunaan narkotika yang marak di semua kalangan masyarakat tanpa terkecuali anak-anak. Saat ini narkoba dapat dengan mudah didapat dengan mudah di lokasi-lokasi tertentu. Kemasan yang menarik dan harga yang terjangkau membuat anak-anak semakin mudah untuk menggunakannya.Ibu AKBP Hj. Siti Zaekhomsyah, SH menegaskan bahwa Kabupaten yang belum memiliki BNK maka akan dibentuk disetiap kabupaten kota guna menekan peredaran narkoba. Pengguna yang terjerat kasus narkoba akan terlebih dulu menjalani proses hukum yang kemudian akan di pertimbangan untuk menjalani proses rehabilitasi atau tidak.Hal ini sejalan dengan keterangan bapak dr. Bina Ampera Bukit selaku Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Samarinda yang menjelaskan bahwa pengguna yang telah menjalani proses hukum dan harus menjalani rehabilitasi akan dibina di beberapa tempat rehabilitas seperti di Balai Besar Lido yang bertempat di kota Bogor, Balai Rehabilitasi Badoka di kota Makasar, Loka Batam, Loka Lampung, Loka Deliserdang, dan Balai Rehabilitasi BNN Kota Samarinda Kalimantan Timur.Dr. Bina Ampera Bukit menegaskan bahwa untuk rehabilitasi tidak dipungut biaya sedikitpun karena sudah tertanggung oleh negara. Biaya yang tidak tertanggung hanyalah biaya kesehatan yang mengharuskan klien untuk dirujuk keluar balai. Tersedianya terapis-terapis dan tenaga medis yang profesional, dikhususkan untuk klien agar dapat menjalani terapi yang baik dan dengan harapan agar mampu menjauhi pergaulan serta kebiasaan negatif ketika kembali ke masyarakat nantinya.


Kamis, 12 Maret 2020

SERAH TERIMA BIBIT PENGHIJAUAN-BARETA

Senin, 9 Meret 2020 Balai Rehabilitsi BNN Tanah Merah Samaridna melakukan koordinasi dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Persemaian Permanen Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai  Hutan Lindung Mahakam Berau (BPDASH). Kegiatan tersebut yaitu BARETA yang diwakili oleh mas arie fransisco selaku koordintor Sarana dan Prasarana mengajukan permohonan (bersurat) untuk bantuan bibit tanaman buah atau pohon, bibit tanaman yang diminta nantinya akan di tanam dilingkungan/area kantor Balai Reabilitsi BNN Tanah Merah dalam salah satu bentuk peduli dengan konservasi alam dan penghijauan hutan. Balai Rehab Tanah Merah mendapatkan bantuan bibit berupa buah-buahan dan kayua diantaranya :

No

Jenis Bibit

Pcs

Satuan

1Petai25Batang
2Jengkol55Batang
3Matoa20Batang
4Duria10Batang
5Nangka25Batang
6Sirsak25Batang
7Ketapang Kencana20Batang
8Mahoni25batang
Note : Data bibit yang diberikan kepada Balai Rehabilitasi BNN tanah Merah Samarinda Ini adalah progam untuk masyarakat disemua kalangan masyarakat, tujuannya adalah untuk meningkatkan rasa peduli masyarakat untuk melakukan penanaman pohon atau bibit buah baik dilingkungan tempat tinggal ataupun diwilayah perkebunan pribadi. Dengan luas 8,5 herktar tanah yang dimiliki Balai Rehab Tanah Merah tentunya bibit yang diberikan oleh BPDASHL Mahakam Berau akan ditanah dikawasan lingkungan kantor. Semoga dengan adanya program ini dapat membantu BPDASHL Mahakam Berau dalam program penghijauandan konservasi hutan. Untuk info lebih lanjut bisa berkunjung ke Website Resmi BPDASHL Mahakam Berau klik
disini.




Suara Masyarakat


DATA STATISTIK

0

Total Kasus Narkoba

0

Total Tersangka Kasus Narkoba

0

Total Pasien Penyalahgunaan

0

Jumlah Penggiat Anti Narkoba

0

Jumlah Sebaran Informasi

Tautan Terkait